Raih Adipura 11 Kali Pemkab Bangka Adakan Kirab Keliling Kota Sungailiat

Penulis: Sasmita

SUNGAILIAT, TRASBERITA.COM –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka bersama dengan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik Dinas, Badan, Kantor mengadakan kegiatan Kirab Piala Adipura berkeliling Kota Sungailiat, Sabtu (4/3/2023).

Bacaan Lainnya

Piala Adipura tersebut diperoleh Pemkab Bangka untuk yang ke- 11 kalinya pada tahun 2023 diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya kepada Pemerintah Kabupaten Bangka untuk kategori kota kecil di Jakarta beberapa hari yang lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Ismir Rahmadinianto mengatakan, dalam pelaksanaan Piala Adipura tahun 2023 telah dilaksanakan penilaian mulai dari tanggal 9 September 2022 yang oleh Kementerian LHK beserta pusat pengendalian Eco Regional Sumatera Kementerian LHK dengan kategori penilaian Kota kecil.

Demikian pula, kata Ismir, terhadap indikator dalam penilaian yang meliputi pasar, pemukiman, sekolah, perkantoran, kanal, sungai, operasional TPA, Bank sampah, dan TPS3R, maupun rumah kompos, jalan, pertokoan, pantai-pantai pariwisata yang ada di kota Sungailiat.

“Kami melakukan kegiatan yang dalam menunjang program Adipura ini, diantaranya, hari peduli sampah nasional dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2023 kemarin. Juga kegiatan bersih sampah yang akan dilakukan pada bulan Maret hingga bulan Juni selama 3 bulan ini ke depan. Selain itu, juga dilakukan penyusunan rencana kebijakan strategi daerah, terkait pengolahan sampah dalam rumah tangga dan sampah- sampah lainnya,” jelasnya.

Sementara untuk penilaian fisik Adipura ini dilakukan juga untuk penilaian non fisik yang terkait dengan kelengkapan administrasi berupa suatu laporan rencana kebijakan dan strategi daerah serta sistem informasi terkait pengelolaan sampah nasional yang dilakukan pada 2 semester per tahun.

Untuk penilaian non fisik tersebut mengacu pada perhitungan untuk timbunan sampah yang ada di kota Sungailiat, rombak hukum Pemkab Bangka serta RTH dan pengelolaan Bank sampah.

“Memang kegiatan adipura ini yang mana merupakan apresiasi untuk kita semua, tidak luput dari peran serta kita semua, stakeholder, dan peran aktif dari masyarakat yang ada. Kami berharap kedepan nantinya bahwa piala adipura ini bukan sekedar piala saja, namun bisa meningkatkan produktivitas masyarakat. Apalagi beberapa wilayah yang ada di Indonesia sampah bukan menjadi momok, melainkan dapat memberikan produktivitas untuk peningkatan hidup warga masyarakat,” ungkap Ismir.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mengatakan, bahwa program Adipura ini telah di lakukan moratorium selama kurun waktu dua tahun ini, dikarenakan adanya Pandemi Covid-19 dan hingga saat ini masih menjadi instrumen bagi pengawasan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka yang kuat, dalam membangun tempat Pengelolaan sampah. Khususnya ruang terbuka hijau bagi suatu perkotaan yang bersih, teduh, dan berkelanjutan.

“Pada program adipura tahun 2022 ini, klasifikasi yang kompeten dilakukan berdasarkan dokumen jatrada kapasitas terpasang pada sistem bagi pengelolaan sampah yang telah teruji dan data yang akurat sertifikasi melalui operasional TPA dengan ruang terbuka hijau,” kata Syahbuddin.

Ia menambahkan, program Adipura bertujuan untuk mendorong komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten serta membangun partisipasi aktif dari warga masyarakat berperan menselaraskan pertumbuhan ekonomi masyarakat, fungsi sosia,l dan juga berfungsi ekologis  dalam proses pembangunan dengan tetap menerapkan pungsi tata kelola Pemerintahan yang baik. (Tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *