Penulis: Lia
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM – Dalam rangka menyemarakkan Ramadan 1444 H ini, puluhan santriwan dan santriwati Unit Taman Pendidikan Al-Qur`an (TPA) Al-Ittifaq Selindung Baru Pangkalpinang, melaksanakan Tadarusan Al-Qur`an Juzz 1 – Juzz 30 selama bulan suci ramadan.
Hal ini diakui Ketua Unit TPA Al-Ittifaq Selindung Baru Pangkalpinang Misnawati, saat ditemui wartawan TRASBERITA disela-sela kegiatan, Selasa(28/03/2023) sore.
Misnawati mengaku bersama sejumlah pengurus TPA Al-Ittifaq Selindung Baru Pangkalpinang dan Pengurus Masjid Al-Ittifaq, memang sudah mengagendakan tadarusan ini sebagai aktivitas rutin selama bulan suci Ramadhan.
”Alhamdulilah jadi setiap tahun, kegiatan ini memang rutin kita laksanakan, dan pesertanya juga antusias untuk mengisi bulan suci Ramadan ini dengan memperbanyak membaca Al-Qur`an dan juga mentaburi pesan Al-qur`an sebagai pedoman hidup dunia dan akhirat. Karena Al-Qur`an diwahyukan pertama kali oleh Allah SWT melalui nabi Muhammad SAW tepat di bulan suci Ramadhan. Jadi Ramadhan ini juga bulannya kitab suci Al-Qur`an,” ujar Misnawati.
Misnawati mengaku, bersyukur karena para santrinya ini selalu semangat untuk menggelar tadarusan ini setiap hari selama Ramadan 1444H, tepatnya ba`da Sholat Ashar.
”Para santri ini walaupun unit TPA lainnya mungkin sedang tidak ada aktivita selama ramadan, tapi kami melaksanakan kegiatan ini setiap sore setelah lebih dulu melaksanakan Sholat Ashar berjamaah di Masjid Al-Ittifaq Selindung Baru Pangkalpinang,” ujar Misnawati.
Peserta kegiatan ini adalah para santri TK-TPA dengan rata-rata usia 10 – 12 tahun, ada juga santri yang sudah diwisuda.
“Alhamdulilah kita bersyukur, karena anak-anak ini, selalu antusiasnya melakukan tadarusan ini, meskipun dalam keadaan berpuasa dan cuaca juga cukup gerah. Setiap hari kita targetkan wajib selesai 1 juzz, jadi dalam 30 hari maka sudah bisa khatam Al-Qur`an,” tambahnya.
Ia optimis dan Inshaallah kegiatan tadarusan ini akan mendatangkan keberkahan yang lebih baik untuk semuanya.
Apalagi kegiatan ini dilaksanakan di tengah suasana bulan suci Ramadan yang merupakan bulan suci dan penuh ampunan.
Ia mengaku, para guru, orang tua dan pemangku stiar Islam juga memiliki tanggungjawab untuk terus memantik semangat generasi muda Islam untuk agar senantiasa dekat dan mencintai Al-qur`an kitabullah serta mengimaninya sebagai pendoman hidup dunia-akhirat. (tras)













