Sarankan Bantuan Seragam Sekolah Berbentuk Uang, Musani Paparkan Beberapa Alasannya

Penulis : Milando

TOBOALI, TRASBERITA.COM — Anggota DPRD Basel Fraksi Keadilan Sejahtera Kebangkitan Bangsa (F-KSKB) Musani meminta pemkab basel melalui Dinas Pendidikan bangka selatan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan bantuan perlengkapan sekolah yang diperuntukan untuk siswa/siswi SD dan SMP, Minggu (05/02/2023).

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, selama dua tahun pelaksanaan bantuan perlengkapan sekolah, para siswa-siswi baik sd maupun smp menerima bantuan tersebut tidak bertepatan pada waktu dimulainya ajaran baru.

” Sedangkan pada waktu tersebut para orang tua murid membutuhkan dana yang diperlukan untuk menyiapkan perlengkapan sekolah bagi anak-anak mereka, ” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Dinas Pendidikan melalui ULP pada saat dimulainya ajaran baru proses lelangnya baru akan dimulai setelah mengetahui jumlah kebutuhan dan ukuran seragam yang dibutuhkan masing-masing sekolah.

” Sehingga, membuat hasil pengadaan baru dapat diserahkan mendekati berakhirnya semester satu dibulan desember.Selain itu resiko terjadinya ukuran baju atau celana siswa tidak cocok sesuai ukuran badan siswa akan sangat mungkin terjadi Menurutnya, dampak dari pelaksanaan melalui lelang tidak berdampak bagi para pedagang atau penjahit baju seragam sekolah diwilayah basel, karena pelaksanaan selama ini oleh pihak ketiga juga tidak melibatkan usaha kecil dan mikro yang ada diwilayah basel.

” Sebaiknya bantuan perlengkapan sekolah diserahkan dalam bentuk uang kepada wali murid dan diharapkan uang yang diterima para wali murid dapat dimanfaatkan langsung sebelum dimulainya ajaran baru, ” katanya.

Tak hanya itu, lanjutnya diharapkan para wali murid pun dapat membeli perlengkapan siswa kepada para pedagang baju yang ada di wilayah Basel sehingga dampak ekonomi betul-betul terasa oleh para wali murid, pedangang ataupun tukang jahit yang ada.

” Bantuan uang kepada wali murid diharapkan dapat melibatkan tim dari unsur insepktorat, kejaksaan dan kepolisian agar pihak dinas pendidikan tidak ragu dalam merealisasikan pelaksanaan kegiatan penyerahan bantuan seragam dalam bentuk uang untuk para siswa siswi baru baik sd maupun smp, ” katanya. (tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *