MENTOK, TRASBERITA.COM – Dalam upaya memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas layanan transportasi laut selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NATARU), Babinsa Koramil 431-02/Mentok, Serda Hendra Gunawan, melaksanakan tugas pengamanan intensif di Pos NATARU Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, pada Kamis, 1 Januari 2026. Tugas ini menjadi bagian dari operasi terpadu yang melibatkan TNI, Polri, KSOP, pihak pelabuhan, dan operator ferry sejak dibukanya pos pengamanan awal Desember 2025.
Kegiatan tersebut memastikan aktivitas penumpang berjalan lancar tanpa gangguan signifikan, sekaligus menunjukkan komitmen TNI dan aparat keamanan dalam mendukung arus transportasi laut tetap aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaan tugas, Serda Hendra Gunawan secara aktif melakukan:
Pemantauan situasi lapangan secara menyeluruh,
Pengaturan arus keluar-masuk penumpang,
Koordinasi dengan instansi terkait seperti kepolisian, otoritas pelabuhan dan layanan kesehatan pelabuhan,
Hingga memberikan informasi langsung kepada pengguna jasa laut tentang prosedur keselamatan yang berlaku.
“Kehadiran petugas di lapangan tidak sekadar menjaga ketertiban, tetapi juga memberi rasa aman kepada masyarakat yang memilih jalur laut untuk pulang kampung atau berlibur,” ujar seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya saat proses turun kapal.
Pengakuan serupa juga diungkapkan oleh beberapa keluarga yang tengah menunggu keberangkatan kapal di terminal. Mereka menyampaikan bahwa pengamanan dan arahan petugas membuat perjalanan terasa lebih tenang dan tertib.
Menurut data prediksi operator pelabuhan, puncak arus mudik Nataru di Pelabuhan Tanjung Kalian diperkirakan terjadi pada tanggal 22–23 Desember 2025, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada 2–3 Januari 2026, bertepatan dengan masa libur panjang semester akhir sekolah dan pergantian tahun.
Sementara itu, lembaga pengelola pelabuhan nasional mencatat pertumbuhan jumlah penumpang pada jalur laut secara signifikan di berbagai pelabuhan Indonesia selama Nataru 2025/2026, dengan lebih dari 962.777 penumpang tercatat hingga H-1 Tahun Baru 2026 di 63 terminal penumpang yang dikelola Pelindo.
Lonjakan tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran petugas pengamanan dan layanan terpadu untuk mendukung mobilitas warga di masa liburan.
Pengamanan di Pelabuhan Tanjung Kalian merupakan bagian dari strategi nasional yang lebih luas. Kementerian Perhubungan dan TNI AL menyiagakan kapal patroli dan satuan KPLP di jalur laut strategis pada masa Nataru untuk memastikan keamanan pelayaran, keselamatan penumpang, serta kepatuhan standar keselamatan laut.
Penguatan sinergi ini menunjukkan bahwa operasi pengamanan bukan hanya terbatas di dermaga, tetapi menyentuh hingga jalur pelayaran di laut lepas demi respons cepat bila terjadi kontingensi.
Bagi sejumlah penumpang lokal, Serda Hendra Gunawan bukan sekadar identitas militer, tetapi figur yang memberi rasa aman dalam perjalanan penting mereka.
Seorang ibu yang hendak kembali ke rumah di Pulau Bangka setelah merayakan Natal bersama keluarga di luar pulau menyebutkan:
“Pak Babinsa membantu kami mengatur antrean dan memberi arahan penuh kesabaran. Tidak hanya bertindak sebagai petugas, tetapi seperti rekan yang menjaga kami.” ungkap seorang ibu dengan penuh rasa haru.
Kutipan ini mencerminkan peran humanis aparat dalam tugas mereka tidak hanya sebagai mesin keamanan, tetapi sebagai penjembatani ketenangan emosi publik dalam situasi padat dan bertekanan tinggi.
Meski arus penumpang relatif aman, beberapa tantangan tetap dihadapi:
Potensi kepadatan kendaraan dan penumpang pada jam puncak arus balik yang diperkirakan melonjak sejak 1 Januari.
Kebutuhan koordinasi real-time antar instansi untuk mengantisipasi cuaca perubahan laut yang bisa berdampak pada jadwal pelayaran.
Kesiapan ekstra pada fasilitas layanan publik untuk pengguna jasa laut, seperti ruang tunggu dan informasi transportasi.
Data prediksi oleh operator pelabuhan menunjukkan kemungkinan lonjakan seperti trip harian normal yang bisa melonjak tajam pada puncak arus sehingga memerlukan kesiapan pelayanan darurat.
Keberhasilan pengamanan di Pos NATARU Pelabuhan Tanjung Kalian pada 1 Januari 2026 mencerminkan bahwa:
1. Arus penumpang tetap aman dan tertib;
2. TNI dan stakeholder pelabuhan bekerja sinergis;
3. Pelayanan publik dalam masa libur panjang dapat diandalkan;
4. Peran humanis Babinsa memberi dampak positif secara sosial.
Kegiatan pengamanan ini mencerminkan komitmen TNI dan seluruh aparat dalam menciptakan suasana perjalanan yang aman bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan transportasi laut di masa krusial NATARU 2025/2026.
Daftar Referensi
Sumber Pendim 0431/Bangka Barat
ANTARA News.10.028 penumpang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok saat Nataru (data arus penumpang dan kondisi operasi Pelni). (ANTARA News)
ANTARA News. Tujuh kapal layani penyeberangan Pelabuhan TAA Sumsel-Tanjung Kalian (informasi pelayanan kapal dan kondisi Pelabuhan Tanjung Kalian). (ANTARA News)
Pelindo.co.id. Arus Penumpang Nataru 2025/2026 H-1 Capai 962 Ribu (data nasional arus penumpang laut). (Pelindo)
serumpun.babelprov.go.id. Gubernur Hidayat Arsani Pastikan Kesiapan Libur Nataru di Pelabuhan Tanjung Kalian (prediksi puncak arus, fasilitas, dan statistik layanan). (Provinsi Kepulauan Bangka Belitung)
ANTARA News (English). Indonesia puts 29 patrol vessels on holidaysea transport alert (persiapan keamanan laut oleh pemerintah dan Kemenhub). (ANTARA News)













