BELINYU, TRASBERITA.COM — Dalam rangka menambah wawasan peserta didik, SMPN 9 Pangkalpinang mengadakan kegiatan Wisata sejarah atau biasa dikenal dengan istilah Field Trip, sebuah metode belajar langsung dengan lingkungan. Sabtu (11/3).
Sejak pukul 07.00 WIB para peserta didik kelas 8 sudah berkumpul di lapangan upacara sekolah dan dengan penuh antusias mendengarkan arahan dari guru mata pelajaran IPS terkait lokasi dan tujuan diadakannya wisata sejarah. Selain siswa/i kelas 8 karya wisata juga diikuti seluruh guru dan staf tata usaha SMPN 9 Pangkalpinang.
Adapun lokasi tujuan karya wisata ialah benteng kuto panji dan masjid Apung Belinyu kabupaten Bangka.
Setibanya di lokasi Peserta didik mengamati bangunan benteng yang sudah berusia ratusan tahun dan membuat catatan terkait informasi sejarah yang disampaikan oleh guru IPS Selaku ketua Panitia Pak Rahmat.
Selanjutnya diadakan perlombaan rangking satu, di mana siswa secara klasikal diberikan pertanyaan terkait informasi yang sudah dijelaskan oleh guru sebelumnya. sesuai aturan permainan para siswa yang salah dalam memilih jawaban terpaksa harus keluar arena sehingga pertandingan hanya menyisakan 10 besar pemenang yang berhak atas hadiah yang sudah disediakan panitia.
Kepala SMPN 9 Pangkalpinang, pak Jamhari Suhartanto Tjhin mengatakan bahwa kegiatan ini direncanakan jauh hari dengan izin dari Dinas Pendidikan Kota Tujuannya agar memberi penyegaran dalam metode pembelajaran serta refreshing setelah satu minggu melakukan Penilaian Tengah Semester (PTS).
Setelah mengadakan kegiatan di Benteng Kuto Panji, Rombongan melanjutkan kunjungan menuju Masjid Apung yang berlokasi tidak jauh dari Benteng Kuto Panji.
Selain menikmati pemandangan yang indah dan bersejarah, rombongan juga membeli oleh-oleh khas kota Belinyu yaitu kemplang panggang dan otak-otak dengan varian cumi-cumi, udang, ikan dan lainnya.Dengan kegiatan wisata sejarah ini diharapkan siswa/i dapat mengenal cagar budaya yang ada lingkungan kita. (*/tras).













