Sopir Unmuh Babel Dibegal 3 Perampok, Waspada Jika Nyupir Sendirian Malam Hari di Bangka

Rizki Septiono alias Abu, sopir Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung, di rawat di RS Baktiwara Pangkalpinang. (ist)

Editor: Bangdoi Ahada
BANGKA, TRASBERITA.COM –– Waspada jika mengendarai kendaraan sendirian pada malam hari. Setidaknya, ini dialami Rizki Septiono alias Abu, sopir di Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung.

Abu mengaku telah dibegal oleh sedikitnya tiga pelaku di tikungan daerah perkuburan Desa Dwi Makmur Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Rabu (29/3/2023) sekitar pukul 22.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Akibat peristiwa tersebut, Abu yang merupakan warga Kulur Ilir Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah ini, akhirnya harus dirawat di Rumah Sakit Baktiwara Pangkalpinang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Trasberita.com, peristiwa dugaan pembegalan sopir Rektor Unmuh Babel ini, bermula saat korban menghantarkan Rektor Unmuh Babel Ustad Fadilah Sabri menuju rumahnya di Sungailiat Kabupaten Bangka.

Namun, saat Abu kembali menuju Pangkalpinang sekitar pukul 22.30 Wib, Ia melihat ada orang melambaikan tangan sekiyat 500 meter sebelum Simpang Jurung Kecamatan Merawang.

Ciri-ciri orang tersebut laki-laki dengan tinggi sekiyat 170 cm, menggunakan masker, topi dan jaket kulit hitam.

Orang ini meminta tolong diantarkan ke rumahnya ke arah Pangkalpinang.

Karena ingin menolong, korban akhirnya berhenti dan menaikkan diduga pelaku ini tanpa ada rasa curiga.

Pada saat tiba di tikungan daerah perkuburan Desa Dwi Makmur pelaku mengancam menggunakan pisau dan menyuruh korban untuk berhenti dan turun.

Pada saat korban turun, ternyata ada dua pelaku lain dengan ciri-ciri tinggi 163 dan 169 cm membawa balok dan clurit kecil.

Kedua orang ini mengendarai mobil avanza hitam tanpa plat nomor dan langsung menghampiri korban.

Saat itu kedua pelaku ini langsung menyandarkan korban ke mobil sambil menggeledah badan korban dan ingin mengambil kunci mobil yang ada di kantong celana sebelah kanan korban.

Karena takut kunci mobil diambil, pada saat itu juga korban melawan dan terjadilah perkelahian.

Mendapat perlawanan dari korban ini ternyata membuat ketiga pelaku panik.

Mereka melarikan diri menggunakan avanza hitam ke arah Desa Kimak.

Selanjutnya korban langsung masuk ke dalam mobil untuk pulang ke rumah.

Selanjutnya, korban memeriksakan diri ke di RS Bhaktiwara Pangkalpinang, untuk mendapatkan pengobatan.

Hasil pemeriksaan dokter, sementara ini korban mengalami beberapa luka gores ditangan sebelah kiri diakibatkan benda tajam, luka lebam di bahu sebelah kiri, dan luka gores di bagian kepala. (*/tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *