Temui Pj Gubernur, Johan Murod Minta Pemprov Babel dan PT Pulomas Berdamai

Penulis: Imo | Editor: Ichsan Mokoginta Dasin

PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM –Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Johan Murod Babelionia, SH. S.IP. MM, meminta agar Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dan PT Pulomas Sentosa berdamai.

Bacaan Lainnya

Permintaan itu disampaikan Johan Murod saat pertemuan para Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu, Senin (3/4/2023), di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dengan adanya perdamaian, lanjut Johan, maka status quo lokasi Muara Jelitik Air Kantung dicabut sehingga pengerukan alur dapat dikerjakan kembali.

“Efeknya sangat menguntungkan nelayan kita. Nelayan menjadi produktif dan dapat keluar masuk Pelabuhan Perikanan Nusantara. Aktivitas ini sebagaimana kita ketahui merupakan aktivitas ribuan nelayan yang berkontribusi menggerakkan perekonomian, khususnya sektor kelautan dan perikanan,” ujar Johan yang juga adalah salah seorang tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

Diungkapkan Johan, sebelum terjadi sengketa antara Pemprov Bangka Belitung vs PT Pulomas, alur masuk Muara Jelitik memiliki sejarah yang panjang.

Menurut Johan, tahun 1980-an Kapal Keruk PT Timah Tbk berbobot ribuan ton bisa masuk 24 jam di Muara Jelitik. Begitu juga kapal-kapal PT DAK, anak perusahaan PT Timah Tbk, sehingga aktivitas tersebut tak hanya bermanfaat terhadap sektor kelauatan dan perikanan, tetapi bermanfaat juga terhadap sektor jasa bahkan pariwisata.

“PT Pulomas Sentosa awalnya memiliki legalitas melakukan pekerjaan pengerukan. Namun izin lingkungan yang baru dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dicabut Gubernur Kepulauan Bangka Belitung dan terjadilah sengketa hukum antara Pemprov Kepulauan Bangka Belitung dan PT Pulomas Sentosa,” ungkap Johan.

Dengan demikian, Johan berharap, Pemprov Kepulauan Bangka Belitung melalui PJ Gubernur Kepulauan Bangka Belitung yang baru, Suganda Pandapotan Pasaribu, melakukan perdamaian dengan PT Pulomas Sentosa demi nasib ribuan nelayan dan perekonomian Kepulauan Bangka Belitung yang tentu saja memiliki multiplier effect berdampak positif kepada masyarakat Kepulauan Bangka Belitung umumnya.

Selain Muara Jelitik, Johan juga berharap pengerukan Alur Sungai Lenggang Kecamatan Gantung Belitung Timur oleh PT Belitung Rajawali Perkasa diterbitkan perizinannya.

“Sehingga nelayan Beltim lebih produktif. Preseden buruk buat Kepulauan Bangka Belitung apabila birokrasi tidak dibenahi. Semoga Bapak Pj Gubernur mengabulkan permohonan ini,” harap Johan.

Pj Gubernur Bangka Belitung, Suganda Pandapotan Pasaribu, dalam kesempatan tersebut mengatakan selaku Pj Gubernur dirinya akan menerima setiap masukan yang disampaikan oleh masyarakat.

“Kita sangat berharap ada masukan dari masyarakat. Semuanya akan kita pelajari. Saya juga akan berusaha bekerja keras dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat Babel,” kata Suganda. (Tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *