PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM – Universitas Bangka Belitung (UBB) resmi menjalin komunikasi strategis dengan PT PLN Nusantara Power guna memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri energi nasional. Penjajakan ini nantinya akan dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan hukum kerja sama kedua belah pihak.
Pertemuan penting ini berlangsung di Ruang Rapat Betason I Rektorat UBB, dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja Sama UBB, Dr. Hamsani, S.E., M.Sc., serta Dekan Fakultas Sains dan Teknik (FST), Ir. Eka Sari Wijianti, S.Pd., M.T. Dari sisi industri, hadir Irfan Eko Budiyanto selaku Junior Expert Engineering Design PLN Nusantara Power.
Menariknya, pertemuan ini juga melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diwakili oleh Dr. Suparman dan Dr. Kurnia Anzhar dari Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan.
Wakil Rektor III UBB, Dr. Hamsani, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk mewujudkan visi UBB dalam mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
”Kami menyambut baik penjajakan MoU ini. Ini adalah upaya memperluas jejaring kemitraan strategis sekaligus membuka pintu bagi mahasiswa dan dosen untuk terjun langsung dalam program-program kolaboratif di lapangan,” ujar Hamsani.
Irfan Eko Budiyanto dari PLN Nusantara Power menyoroti krusialnya peran perguruan tinggi dalam mendukung keberlanjutan sektor energi. Ia berharap sinergi ini mampu menciptakan komunikasi yang inklusif dengan pemangku kepentingan lokal.
”Melalui kerja sama dengan UBB, kami ingin membangun program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mampu menjawab tantangan energi nasional dalam jangka panjang,” jelas Irfan.
Adapun ruang lingkup kerja sama yang dibahas meliputi berbagai aspek pengembangan SDM dan riset, antara lain : Beasiswa pendidikan bagi mahasiswa berprestasi, Program Magang, Kerja Praktik (KP), dan penelitian Tugas Akhir, Riset Kolaboratif antara dosen UBB dan tenaga ahli PLN, Kuliah Tamu untuk mentransfer keahlian industri ke ruang kelas, Pemanfaatan Fasilitas bersama untuk keperluan pendidikan dan pelatihan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang tidak hanya menguntungkan kedua institusi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi transformasi pendidikan tinggi dan ketahanan energi di Indonesia. (Tras)













