Penulis: Sasmita | Editor: Ichsan Mokoginta Dasin
SUNGAILIAT, TRASBERITA.COM–Siapa bilang jika usaha pembibitan ikan air tawar terkesan sulit dan tak menjanjikan? Usaha sederhana dan hemat biaya ini ternyata mampu meraup cuan lantaran permintaan pasar ikan air tawar, khususnya lele, cukup besar.
Jono misalnya, salah seorang pelaku usaha pembibitan ikan air tawar Kelurahan Kenanga, Kecamatan sungailiat.
Menurut Jono, sejak Desember 2022 kemarin permintaan terhadap bibit lele termasik nila, gurami, dan patin cukup tinggi.
Hal ini menurut Jono. menandakan kalau usaha pembibitan ikan air tawar masih cukup potensial meski biaya pakan ikan ini menyerap cost produksi sekitar 60 persen.
“Maka selaku pelaku usaha, kita mesti pandai mencari alternatif pakan lainnya agar biaya produksi bisa dikurangi,” ujar Jono kepada Trasberita.com, Selasa (28/3/2023).
Dikatakan Jono, sejauh ini peternak ikan air tawar di Bangka masih mengandalkan pakan pabrikan.
“Petani ikan air tawar di Bangka masih mengandalkan pakan pabrikan sehingga untungnya kecil,” ujar Jono. (Tras)






