Wacana Duet Yusroni-Tarmizi, Dua Profesor Ini Bilang Pilbup Bangka Paling Eksklusif

Kolase Buku Biografi Yusroni Yazid dan Tarmizi H Saat, Penulis Ahmadi Sofyan. (ist)

Penulis: Imo
Editor: Ichsan Mokoginta Dasin

PANGKALPINANG. TRASBERITA.COM–Wacana duet Yusroni-Tarmizi (Y&T) sebagai kandidat Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati pada Pilbup Bangka Periode 2024-2029 nanti disebut-sebut sebagai pertarungan pilbup yang paling eksklusif di Bangka Belitung.

Bacaan Lainnya

Pasalnya jika duet Y&T ini terwujud, maka tiga mantan bupati (Yusroni, Tarmizi dan Mulkan selaku incumbent) akan bertarung ‘habis-habisan’ dan akan menjadi peristiwa pertama dalam sejarah Pilbup Bangka.

Guru Besar Ilmu Sosiologi UBB Prof. Dr. Bustami Rachman, M. Sc, awalnya mengaku kaget ketika disinggung soal wacana duet Y&T untuk Pilbub Bangka 2024.

“Wah baru dengar, ini pertama kali dengar kalau Yusroni-Tarmizi akan maju berpasangan,” kata Bustami, menjawab Trasberita.com, Sabtu (11/3).

Menurut Bustami, jika keduanya (Yusroni-Tarmuzi) masih memenuhi syarat untuk dicalonkan, maka tidak ada salahnya untuk kembali maju.

“Apalagi kalau rakyat masih menghendaki (mereka berdua maju). Mungkin survei bisa digunakan untuk memprediksi popularitas dan elektabilitasnya,” ujar Bustami.

Yang jelas, lanjut Bustami, baik Yusroni maupun Tarmizi sudah memiliki pengalaman sebagai bupati. Namun, perlu dipikirkan apakah dua mantan bupati yang sama berpengalaman bisa match jika disatukan.

“Dalam teori sosial politik, tentu saja 2 + 2 belum tentu 4 atau selamanya akan 4. Karena yang kita gabungkan itu bukan angka atau benda, tetapi kepribadian dan mindset. Belum tahu apakah keduanya juga punya minat dan niat yg sama untuk maju,” jelas Bustami.

Kendati begitu, menurut Bustami, wacana duet Y&T tetap menjadi isu menarik dan tidaklah mustahil akan terjadi sehingga Pilbup Bangka 2024 nanti akan berlangsung menarik (eksklusif).

Dihubungi terpisah, Guru Besar Ilmu Politik sekaligus Rektor UBB, Prof. Dr. Dr. Ibrahim. M. Si, memaparkan jika betul Yusroni-Tarmizi maju berpasangan melawan incumbent (Mulkan), ini akan jadi pertarungan menarik karena berarti semua paslon memiliki rekam jejak sebagai petahana.

“Bisa dipastikan kontestasi akan berlangsung alot dan eksklusif. Publik akan terbelah cukup tajam. Yang pasti pemilih mengalami dilema yang akut,” ulas Ibrahim.

Ibrahim menambahkan, bagaimanapun Yusroni dan Tarmizi memiliki pendukung yang sama-sama militan pada zamannya.

Besar kemungkinan simpul-simpul yang sudah mati akan kembali hidup dan menjadi kekuatan besar.

Meski demikian, kata dia, sebagai incumbent, dipastikan Mulkan akan bertarung dengan segala sumber dayanya.

“Pilbup Bangka dipastikan akan berjalan menarik. Setiap incumbent atau mantan bupati punya jasa dengan segala kelebihannya. Juga kelemahan tentunya. Para calon akan punya narasi masing-masing dengan ceritanya masing-masing,” jelas Ibrahim.

Sementara itu, baik Yusroni maupun Tarmizi ketika dikonfirmasi terkait wacana duet sebagai Cabup dan Cawabup pada Pilbup Bangka 2024 hanya menjawab diplomatis.

“Ken ikaklah yang mintak cem ni (bukankah kalian yang maunya begini),” jawab Yusroni ketika ditanya tentang wacana duet Y&T beberapa hari lalu.

Nyaris senada disampaikan Tarmizi.

“Sudah ramai orang cerita ini (duet Y&T). Bagaimana bagusnya nanti,” ujar Tarmizi. (Tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *