Walikota Rapat Bersama Kementerian Agraria, Minta Pemerintah Pusat Bantu Atasi Tambang Ilegal

Walikota Pangkalpinang Dr Maulan Aklil (kanan) di dampingi Sekda Kota Pangkalpinang Radmida Dawam SH MH. (ist)

Penulis: eka
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM – Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil berharap pemerintah pusat bisa membantu Pemkot Pangkalpinang mencarikan solusi dalam mengatasi aktivitas tambang illegal yang kerap masih terjadi di wilayah Kota Pangkalpinang.

Harapan ini disampaikan Walikota Maulan Aklil saat mengikuti rapat secara virtual bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang Kota/Badan Perhanan Nasional, Senin (19/12/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam rapat yang membahas tindak lanjut indikasi pelanggaran pemanfaatan ruang tersebut, Walikota di dampingi Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam SH MH.

Diakui Walikota, temuan permasalahan yang paling menonjol di Kota Pangkalpinang yakni terkait penambangan timah ilegal.

Meski sudah mencoba diterbitkan, kata Walikota, namun aktivitas pernambangan tersebut masih terus berjalan dan dilakukan secara kucing-kucingan.

Kendati demikian, lanjut Walikota, penertiban tambang ilegal terhambat karena beberapa aspek, diantaranya ekonomi masyarakat yang masih banyak bergantung pada hasil pertambangan.

“Kami bersama aparat penegak hukum sudah mencoba berulang kali menertibkan masalah tambang ilegal ini. Banyak aspek yang harus kita pikirkan terkait penertiban tambang ilegal. Susah juga tidak boleh ada tambang tapi masyarakat ada yang bergantung pada penghasilan tersebut, ” ujar Molen, sapaan akrab Walikota Pangkalpinang ini.

Sementara itu Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Andi Renald menjelaskan pemulihan tindakan harus sesuai dengan tipologi pelanggaran.

Andi menyarankan tindakan cepat yang dapat dilakukan pemerintah kota antara lain melakukan peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan, pemulihan lingkungan, serta pencabutan dan pembatalan perizinan.

“Yang pertama dilakukan dengan cara melakukan verifikasi terlebih dahulu. Dan ini dapat dilakukan secara bertahap maupun langsung nantinya, ” ujar Andi. (*/tras)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *