- Desain Al Rihla Terinpirasi dari Budaya Qatar
Perusahaan Adidas memilih nama Al Rihla karena terinspirasi dari budaya, arsitektur dan panel perahu Tradisional Dhow, selain itu juga bendera nasionalnya, dan warna-warna gelap dan cerah pada latar belakang mutiara yang mewakili lanskap di Doha, Qatar.
Direktur Pemasaran FIFA, Jean-François Pathy, mengatakan Al Rihla merupakan bola pertandingan resmi yang menakjubkan, ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta berkualitas tinggi yang diprakarsai oleh Adidas.
“Sepak bola menjadi lebih cepat, dan makin cepat, akurasi dan stabilitas bola di udara menjadi sangat penting. Desain Al Rihla membuat bola mampu menjaga stabilitas saat berada di udara,” kata Jean-François Pathy.
Ditambahkannya, bola Al Rihla sudah dipasarkan melalui para bintang sepak bola yang tampil di puncak permainan sepak bola terbesar dunia di Qatar, serta pemain sepak bola di mana pun.
“Bola Al Rihla akan menjelajahi seluruh dunia dan mewakili suasana Piala Dunia ke setiap tempat (Negara), dan akan membuat penggemar sepak bola memiliki kesempatan unik untuk meramaikan Piala Dunia semakin menarik,” ujar Parthy.
Penampilan publik pertama dari Al Rihla ditemani oleh pemain legenda, seperti Iker Casillas dari Spanyol dan Kaka dari Brasil, serta pemain sepak bola perempuan Farah Jafri dari Arab Saudi dan Nouf Al-Anzi dari Emirat.
Peluncuran resmi bola tersebut merupakan awal dari Al Rihla ke sepuluh kota di berbagai wilayah di dunia, termasuk Dubai, Tokyo, Meksiko, dan New York. (Tras – Sport)
Sumber: France 24 dan FIFA













