Penulis: Edoy II Editor: Bangdoi Ahada
PANGKALPINANG, TRASBERITA.COM — Bicara Lempah Kuning, hampir seluruh masyarakat Bangka pasti menyatakan suka.
Bahkan, tidak sekadar suka, ada yang candu karena nikmatnya kolaborasi antara kunyit, cabai Cs tersebut.
Karenanya tak heran, jika warung lempah kuning menjamur bagaikan jamur di musim hujan di Pulau Bangka.
Tidak hanya di tengah kota, di pinggiran desa juga akan mudah dijumpai warung lempah kuning.
Beradu rasa dan suasana, ya begitulah kompetisi yang disuguhkan para pelaku kuliner lempah kuning ini.
Salah satunya Adi, yang ikut tertarik mengelolah lempah kuning, sebagai usaha kuliner.
Adi, tidak serta mereta mendirikan warung lempah kuning.
Pengalaman dan kenangan menikmati lempah kuning dari ramuan keluarganya inilah yang dijadikan Adi andalan.
“Setiap balik ke Bangka, saya selalu ke rumah nenek di Toboali. Dan selalu dibikinkan lempah kuning. Buatan nenek saya ini terlalu enak,” ujar Adi, Owner Lempah Kuning Pondok PM, yang berlokasi di Jalan Pangkalpinang-Mentok, atau di samping Markas Polisi Militer (PM) Kota Pangkalpinang ini.
Diakui Adi, Pondok PM ini merupakan cabang ke tiga dari Warung Lempah Kuning Puhako Ninek yang sejak beberapa tahun lalu ia bangun dan kembangkan.
“Resep dari Nenek saya. Makanya, warung lempah kuning yang saya kembangkan ini diberi nama Puhako Ninek. Artinya resep pusaka dari nenek,” tukas Adi sembari tersenyum.
Apa bedanya dengan masakan dari warung lempah kuning lain?
“Ya ada bedanya, di sini tentunya lebih enak,” gurau Adi.
Di Warung Lempah Kuning Pondok PM ini, Adi betul-betul mengikuti cara masak yang diajarkan neneknya.
Ciri khas Bangka Selatan, tentunya sangat kental dengan resep yang dikelolah oleh Adi ini.
Selain memilih ikan-ikan yang masih segar, cara masaknya juga masih menerapkan cara-cara jaman dulu (jadul).
“Kalo masak lempah kuning, nenek saya tidak mau masak di kompor. Ia harus masak dengan kayu api,” kenang Adi.
Selain itu, untuk para bumbu yang merasuki lempah kuning buatan Adi ini haruslah ditumbuk secara manual, tidak boleh diblender seperti kebanyakan warung lempah kuning saat ini.
“Saya pernah membuang kuah satu panci besar. Setelah saya cicipi sebelum dihidangkan kepada pelanggan, ternyata rasanya agak berbeda. Ketika saya tanya, anak buah saya bilang bumbunya diblender. Ya sudah saya buang,” ungkapnya.
Karena dua rahasia ini, yakni bumbu tumbuk dan masak di tungku kayu api, yang menjadi pembeda lempah kuning Pondok PM (Grup Puhako Ninek) dengan warung lempah kuning kebanyakan di Pulau Bangka.
Warung Pondok PM ini baru berjalan selama tiga bulan, dan buka setiap hari dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.30 WIB.
Lempah kuning pundok PM ini memiliki citra rasa tersendiri, selain rasa kuahnya yang terasa gurih dan nikmat di lidah, ternyata rasa pedas nya pun hanya di mulut saja, dan tidak berpengaruh ke perut.
Selain menyajikan menu utama lempah kuning, ada menu lainnya seperti lempah kelapa, tumis kampung daun ubi, sambal terasi, rusip, lalapan, serta racikan minuman dari serai merah dan campuran gula aren. Soal rasa, jangan ditanya.. nikmati saya, baru bicara.
Lempah kuning pundok PM ini setiap harinya ramai dikunjungi pelanggan, walaupun di saat Bulan Ramadhan.
Soal harga, Lempah Kuning Pundok PM Kayu Api cukup terjangkau.
Satu porsi lempah kuning dibandrol dengan harga Rp 50.000 perporsi.
“Ya kadang tergantung dengan berat ikan juga, tambah nasi putih Rp 5.000,” ujar Adi, saat menjamu Tim Jornalis Babel Bergerak (Jobber) makan di Warung Pondok PM, Minggu (2/4/2023).
“Kita menyediakan ikan favorit kepala tengiri, ikan karang, ikan bulat, ikan Garut, kerapu, seminyak dan ikan libem. Ada juga minuman teh serai gula kabung,” beber Adi
Adi menambahkan untuk teh serai gula Kabung (aren) ini awalnya hanya dikonsumsi untuk sendiri, akhirnya memcoba untuk menjual ternyata peminatnya cukup banyak.
“Awalnya saya pakai buat sendiri akhirnya saya coba jual ternyata 90% orang menyukai minuman ini dan benar-benar enak. Khasiatnya untuk badan ngilu ngilu segala macam,” tambah Adi.
Untuk pelanggan atau yang ingin mencoba Lempah kuning Puhako Ninek Kayu Api, bisa juga pesan di aplikasi grabfood.
“Bagi pencinta lempah kuning atau mau mencoba masakan ini yang lagi malesan keluar kita menyiapkan delevery (siap antar ketempat) dipesan di aplikasi grabfood dan yang mau request dipersilahkan kirim pesan di wa : 081274676355,” tutupnya. (JB/TRAS)














